Hemiplegia spastik menjadi salah satu jenis cerebral palsy (CP) yang menghantui anak-anak. Kondisi ini disebabkan karena kerusakan di bagian hemisfer atau otak sehingga akan mempengaruhi gerakan otot.
Biasanya gangguan gerakan otot ini akan terjadi sebelum, selama atau segera setelah kelahiran. Istilah hemiplegia sendiri memiliki arti kelumpuhan yang terjadi di sisi vertikal di tubuh, jadi satu sisi tubuh anak akan mengalami kelemahan hingga kelumpuhan.

Definisi Cerebral Palsy Hemiplegia pada Anak
CP memiliki beberapa jenis hanya bisa di diagnosis oleh dokter. Jenis ini dibedakan berdasarkan bagian tubuh yang terpengaruh yaitu monoplegia yaitu hanya satu anggota tubuh terpengaruh, diplegia yaitu mempengaruhi kaki, hemiplegia yaitu mempengaruhi lengan dan tungkai pada satu sisi tubuh.
Terakhir adalah quadriplegia yaitu mempengaruhi empat anggota tubuh. Tidak hanya itu, CP juga dibagi berdasarkan dengan gerakan serta tingkat keperahannya seperti spastik, diskinetik, ataksik, dan campuran.
Tidak hanya dialami orang dewasa CP juga terjadi pada anak-anak. Salah satu kasus CP yang sering terjadi oleh anak adalah CP jenis hemiplegia spastik. Cerebral palsy hemiplegia spastik pada anak-anak akan mempengaruhi satu sisi tubuh, sehingga menyebabkan gerakan otot tidak terkendali.
Tingkat keparahan hemiplegia spastik ini akan berbeda-beda setiap anak, akan berkisar pada tingkatan dari mulai ringan hingga berat. Beberapa anak yang mengalami kondisi ini akan kesulitan untuk berjalan hingga bergantung di kursi roda dan sebagiannya tetap bisa berjalan.
Penyebab anak-anak dapat mengalami hal ini biasanya karena cedera otak sebelum, selama atau segera setelah lahir. Faktor lain yang menyebabkan anak-anak mengalami kondisi medis ini adalah lahir secara prematur sehingga organ tubuhnya tidak berkembang dengan baik.
Baca juga artikel: Apa Itu Cerebral Palsy? Ciri-ciri dan Cara Mengobatinya
Gejala Cerebral Palsy Hemiplegia pada Anak-anak
Untuk bisa memberikan pengobatan cepat sebelum terlambat, orang tua harus mengenali gejalanya terlebih dahulu. Selain hanya berdampak pada satu sisi tubuh saja, berikut ini daftar gejala cerebral palsy hemiplegia spastik anak-anak.
1. Otot kaku pada satu sisi
Kekakuan pada otot di satu sisi tubuh merupakan ciri khas dari hemiplegia spastik. Gangguan motorik hanya akan mempengaruhi di satu sisi tubuh saja misal lengan kiri dan kaki kiri begitu juga sebaliknya.
2. Sulit melakukan tugas yang melibatkan tangan
Anak-anak yang mengalami hemiplegia juga sering mengalami kesulitan menggunakan tangan pada sisi terpengaruh. Gangguan ini juga membuatnya kesulitan dalam melakukan tugas yang melibatkan tangan seperti menulis, menggenggam beda, atau melakukan aktivitas lainnya.
3. Sendi tidak dapat meregang sepenuhnya
Kekakuan otot yang terjadi pada anak-anak juga menyebabkan rentang gerak sandi menjadi terbatas, sehingga sendi akan sulit diregangkan sepenuhnya.
4. Gejala cerebral palsy selalu berjalan jinjit
Berjalan jinjit juga menjadi salah satu gejala umum yang dialami anak-anak karena terjadi kekakuan otot dan ketidakseimbangan pada sisi terpengaruh.
5. Reflek buruk
Anak-anak yang mengalami kondisi ini juga memiliki reflek yang tidak normal seperti reflek terlambat atau reflek primitif. Pada umumnya reflek terlambat atau reflek primitif akan hilang seiring dengan pertumbuhan.
6. Lutut disilangkan
Saat berjalan lutut cenderung disilangkan atau dikenal juga dengan istilah scissoring gait, ini merupakan gejala paling umum di setiap anak alami CP termasuk jenis hemiplegia spastik.
Kekakuan otot yang paling umum terjadi adalah kekakuan otot pada bagian paha atas sehingga menimbulkan kesulitan dalam bergerak atau berjalan.
7. Tidak dapat berbicara dengan jelas
Terakhir adalah gangguan bicara, gejala ini bisa muncul ketika hemiplegia telah mempengaruhi area otak dan keterlibatan otot wajah. Tidak hanya itu pada beberapa kasus anak-anak CP sering diiringi dengan kondisi penyerta seperti gangguan perkembangan bahasa, gangguan pendengaran hingga masalah kognitif.

Perawatan untuk Cerebral Palsy Hemiplegia pada Anak
Pasien yang mengalami CP Hemiplegia spastik sebenarnya tidak dapat sembuh sepenuhnya, namun orang tua dapat memberikan terapi agar anak mencapai kemajuan yang signifikan untuk mengembangkan kemampuannya serta meningkatkan kualitas hidup. Ingin tahu perawatan apa saja yang bisa diberikan kepada anak CP Hemiplegia spastik berikut ini informasi lengkapnya.
1. Terapi fisik
Biasanya setelah pasien didiagnosis mengalami CP hemiplegia, dokter akan langsung menganjurkan untuk melakukan terapi fisik sehingga anak dapat melakukan aktivitas dengan mandiri. Tujuan dari terapi fisik untuk melatih otot yang kaku menjadi lebih fleksibel.
2. Terapi okupasi
Terapi okupasi akan berfokus kepada otot pergelangan tangan, lengan bawah dan gerakan tubuh pada bagian atas anak sehingga pasien dapat melakukan tugas sehari-hari secara mandiri.
3. Terapi wicara untuk cerebral palsy
Pada kondisi tertentu, anak-anak yang alami penyakit ini juga sering mengeluarkan air liur dan alami kesulitan berbicara. Ini sebabnya terapi wicara menjadi perawatan yang penting bagi penderita CP.
Ini berfokus pada kemampuan pasien dalam meningkatkan koordinasi dan memperkuat otot. Selain berbicara, terapi wicara juga berfokus untuk melatih mengunyah, menelan hingga bernafas.
4. Operasi
Jika terjadi dislokasi sendi atau otot pendek, tindakan operasi diperlukan untuk memperbaiki malformasi yang akan mempengaruhi kemampuan anak agar bisa bergerak dengan baik. Pada operasi ini juga dokter akan mengendurkan otot, mengurangi kekakuannya yang bermanfaat untuk meningkatkan gerakan.
5. Obat-obatan
Dokter juga akan memberikan resep obat-obatan untuk mengurangi kekakuan otot dan meningkatkan gerakan tubuh. Beberapa obat juga dapat meredakan kekakuan yang terjadi pada bagian lengan serta kaki.
Jika anak-anak alami kejang dokter juga akan menambahkan resep obat-obatan untuk bisa menurunkan frekuensi kejang. Dosis obat-obatannya juga akan berbeda-beda sesuai dengan kondisi pasien.
Baca juga artikel: Kenali Ciri Cerebral Palsy Pada Anak dan Cara Penanganannya
Rekomendasi Terapi Wicara untuk Cerebral Palsy Hemiplegia pada anak
Walaupun tidak semua anak CP mengalami masalah bicara, namun menurut penelitian ada 75% anak CP yang mengalami gangguan bicara dan bahasa. Oleh sebab itu, terapi wicara menjadi salah satu perawatan yang penting bagi anak CP Hemiplegia spastik.
Pada sesi terapi wicara biasanya anak akan fokus mengembangkan kemampuan pasien agar bisa berkomunikasi lebih efektif sehingga dapat meningkatkan kualitas hidupnya di masa depan. Terapis wicara akan memberikan latihan agar anak dapat memahami gerakan, kata, angka serta suara.
Tidak hanya meningkatkan kemampuan dalam berkomunikasi saja, dalam sesi latihan terapi wicara anak juga akan berlatih cara bernafas yang benar, cara menelan hingga meningkatkan pencernaan menjadi masalah bagi anak cerebral palsy hemiplegia.
Terapis akan menggunakan metode latihan yang terbaru dan inovatif sesuai dengan kondisi pasien, tidak jarang terapis wicara juga menggunakan alat bantu agar membuat sesi latihan menjadi lebih efektif.
Wicaraku menjadi tempat penyedia terapi wicara yang akan mendukung keterampilan dan perkembangan anak CP alami gangguan berbicara dan bahasa. Tim terapis kami telah berlisensi dan memiliki pengalaman mumpuni dalam menangani anak penderita CP hemiplegia spastik.
Tidak perlu repot pergi ke klinik atau rumah sakit, terapis kami akan datang ke rumah sehingga anak tetap nyaman saat sesi latihan terapi wicara dimulai. Sebelum memesan jasa kami, Anda juga dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan menghubungi nomor WA +62 895-4151-54575.
Wicaraku menyediakan beragam paket yang dapat disesuaikan dengan kondisi pasien. Dengan hadirnya Wicaraku diharapkan dapat membantu dalam meningkatkan kualitas hidup anak penderita cerebral palsy hemiplegia spastik.
Referensi penulisan:
Halodoc. “6 Gejala Umum yang Dialami saat Mengidap Hemiplegia”, https://www.halodoc.com/artikel/6-gejala-umum-yang-dialami-saat-mengidap-hemiplegia?srsltid=AfmBOorXcbHCxoX5W2fxWKed-X8BBcXWJPKNcj6V3iLmu98gmhtnFYcF, diakses pada 30 Desember 2024.
Alodokter. “Hemiplegia”, https://www.alodokter.com/hemiplegia, diakses pada 30 Desember 2024.
Halodoc. “Hemiplegia”, https://www.halodoc.com/kesehatan/hemiplegia#google_vignette, diakses pada 30 Desember 2024.















