Wicaraku | Jasa Terapi Wicara ke Rumah

Cara Mengatasi Cadel Orang Dewasa, Ternyata Bisa Dilatih Tanpa Harus Minder

Ditulis oleh Penulis Wicaraku

Cara Mengatasi Cadel Orang Dewasa

Cadel pada orang dewasa bukan aib dan bukan tanda Anda kurang mampu. Ini biasanya terjadi karena pola gerak lidah dan aliran udara yang terbentuk sejak lama. Pola itu bisa dilatih ulang, asalkan latihannya tepat dan dilakukan konsisten. Anda tidak perlu menunggu “bakat bicara” muncul—yang dibutuhkan adalah teknik, evaluasi, dan kebiasaan latihan yang benar.

Cara Mengatasi Cadel Orang Dewasa
Sumber gambar: Freepik

Artikel ini membahas langkah-langkah praktis untuk memperbaiki cadel pada orang dewasa, termasuk latihan inti bunyi /s/ dan /z/, cara mengecek jenis cadel, serta strategi agar hasil latihan terbawa ke percakapan sehari-hari.

Kenapa Orang Dewasa Bisa Cadel

Pada banyak kasus, cadel bertahan karena sejak kecil tidak pernah ada koreksi yang benar-benar stabil. Otak lalu menyimpan pola tersebut sebagai “cara bicara default”. Saat dewasa, pola itu tetap dipakai karena terasa paling otomatis, bukan karena Anda tidak bisa berubah.

Selain kebiasaan, ada faktor yang sering ikut berperan seperti posisi lidah saat istirahat, kebiasaan menelan yang mendorong lidah ke depan, napas yang dominan lewat mulut, serta kondisi gigi dan rahang. Faktor-faktor ini memengaruhi arah aliran udara dan tempat lidah “mendarat” saat membentuk bunyi.

Baca juga artikel: Susu Formula Untuk Balita Telat Bicara, Benarkah Bisa Membantu atau Cuma Mitos

Jenis Cadel yang Paling Umum pada Dewasa

Mengetahui jenis cadel membantu Anda memilih latihan yang tepat. Banyak orang gagal bukan karena kurang latihan, tapi karena melatih hal yang tidak sesuai polanya.

Cadel Interdental (Lidah Menyembul)

Ini paling sering. Bunyi /s/ atau /z/ terdengar seperti “th” karena ujung lidah keluar di antara gigi depan. Biasanya Anda merasa lidah “terdorong maju” saat mengucapkan kata seperti “susah”, “sehat”, atau “sore”.

Pola ini sering terkait kebiasaan lidah menempel ke gigi depan saat diam atau saat menelan. Kunci perbaikannya adalah menahan posisi lidah tetap di belakang gigi depan, bukan di sela gigi.

Cadel Lateral (Udara Bocor ke Samping)

Bunyinya cenderung “basah” atau seperti desis yang melebar, karena udara keluar dari sisi lidah, bukan di tengah. Anda mungkin merasa pipi atau sisi mulut lebih bergetar saat mengucapkan /s/.

Jenis ini biasanya butuh latihan fokus pada jalur udara di tengah dan kontrol sisi lidah. Banyak orang perlu panduan visual atau feedback dari terapis agar lebih cepat tepat.

Cadel Terkait Struktur Gigi/Rahang

Kadang cadel dipengaruhi bentuk gigitan (misalnya gigi depan tidak menutup rapat) atau posisi rahang. Ini tidak berarti tidak bisa diperbaiki, tetapi latihan perlu disesuaikan. Pada beberapa kasus, perbaikan paling optimal terjadi jika latihan wicara berjalan bersamaan dengan evaluasi kondisi gigi.

Cek Mandiri 2 Menit di Depan Cermin

Sebelum latihan, lakukan cek singkat ini agar Anda tahu “kesalahan utamanya” di mana. Cukup pakai cermin dan rekam suara 10–20 detik.

  • Saat mengucapkan “ssss”, apakah ujung lidah terlihat keluar di antara gigi?

  • Apakah bunyi /s/ terdengar seperti “th” atau justru seperti “sh” yang basah?

  • Apakah udara terasa keluar ke samping, bukan lurus ke depan?

  • Saat mulut diam, lidah Anda cenderung menempel ke gigi depan atau berada di langit-langit mulut?

  • Apakah Anda sering bicara dengan mulut terbuka dan napas lewat mulut?

Hasil cek ini akan menentukan fokus latihan: menahan lidah, menata jalur udara, atau membangun posisi mulut yang lebih stabil.

Prinsip Latihan yang Bikin Hasilnya Nyata

Latihan untuk dewasa harus seperti melatih otot di gym: ada teknik, repetisi, progres bertahap, dan evaluasi.

Pertama, utamakan akurasi dulu. Jangan mengejar cepat. Saat Anda memaksa cepat, lidah akan kembali ke pola lama karena itu yang paling otomatis. Kecepatan akan datang setelah bunyi sudah stabil.

Kedua, latihan harus bertahap: bunyi → suku kata → kata → kalimat → percakapan. Banyak orang berhenti di tahap kata, lalu bingung kenapa saat ngobrol tetap cadel. Itu karena otak belum “memindahkan” pola baru ke situasi real-time.

Ketiga, latihan singkat tapi rutin lebih efektif. Konsistensi 10–15 menit per hari jauh lebih terasa dibanding latihan panjang tapi jarang.

Latihan Inti untuk Bunyi /S/ dan /Z/ (15 Menit)

Latihan ini dibuat khusus untuk masalah cadel yang paling umum: /s/ dan /z/. Lakukan pelan, dan rekam suara Anda seminggu sekali untuk membandingkan progres.

1) Posisi Lidah “Aman” (2–3 Menit)
  • Gigi rapat ringan (tidak mengatup keras).

  • Bibir santai.

  • Ujung lidah berada di belakang gigi depan atas, menyentuh area gusi kecil di belakang gigi.

  • Lidah tidak boleh muncul di sela gigi.

Jika Anda tipe interdental, tahap ini adalah fondasi. Anda sedang “memindahkan” titik produksi bunyi ke tempat yang benar.

2) Buat Jalur Udara di Tengah (5 Menit)

Ucapkan “ssssss” panjang selama 4–5 detik.
Targetnya: udara keluar lurus dari tengah, bukan bocor ke samping.

Ulangi 10 kali:

  • 5 detik “ssss”

  • 2 detik istirahat

Bila bunyi terdengar basah atau melebar, biasanya sisi lidah belum cukup mengarahkan udara ke tengah. Fokus pada desis yang tipis dan rapi, bukan keras.

3) Bedakan /S/ dan /Z/ (4 Menit)

Setelah /s/ stabil, lanjut /z/.
Caranya: posisinya sama, tapi /z/ memakai getaran pita suara.

Latihan:

  • “ssss” 3 detik (tanpa getar)

  • “zzzz” 3 detik (dengan getar)
    Ulangi 10 putaran.

Ini penting karena banyak orang bisa /s/ tapi /z/ masih bergeser ke pola lama saat bicara cepat.

4) Naik Level ke Suku Kata (3–4 Menit)

Pilih 2–3 kombinasi saja agar fokus.

Contoh:

  • sa–si–su–se–so (ulang 5 putaran)

  • za–zi–zu–ze–zo (ulang 5 putaran)

Jika lidah mulai maju, berhenti, reset posisi, lalu ulang lebih pelan. Jangan dipaksa.

Latihan Kata dan Kalimat yang Lebih “Hidup”

Agar hasilnya kebawa ke percakapan, latihan harus terasa seperti bahasa sehari-hari, bukan sekadar daftar kata.

Latihan Kata (2–3 Paragraf)

Pilih 10 kata yang sering Anda pakai. Ini strategi yang jarang dilakukan orang, padahal sangat efektif. Kata yang sering muncul akan melatih otomatisasi paling cepat karena otak sering memakainya.

Contoh daftar kata (silakan sesuaikan):

  • satu, saya, susah, selesai, senang, sehat, setiap, sudah, soal, sesekali

Ucapkan tiap kata pelan 3 kali, lalu normal 2 kali. Total 5 kali per kata. Jika mulai goyah, kembali ke pelan.

Latihan Kalimat (2–3 Paragraf)

Buat 5 kalimat yang realistis seperti sedang chat atau presentasi singkat. Misalnya:

  • “Saya sudah selesai menyusun susunan acara.”

  • “Sore ini saya sehat dan bisa selesai tepat waktu.”

  • “Saya setuju, tapi saya perlu satu sesi lagi.”

Ucapkan kalimat pelan dulu, lalu ucapkan seperti ngobrol. Rekam 30 detik. Dengarkan: apakah /s/ terdengar rapi? Apakah lidah menyembul? Evaluasi itu yang membuat progres cepat.

Cara Membawa Latihan ke Percakapan Tanpa Kaku

Banyak orang bisa bagus saat latihan, tapi balik cadel saat ngobrol. Ini wajar. Yang Anda butuhkan adalah “jembatan” ke percakapan.

Coba strategi ini:

  • Kode pemicu: pilih satu kata pemicu, misalnya “saya”. Setiap kali mengucapkan “saya”, Anda ingatkan posisi lidah. Ini membuat koreksi terjadi berulang tanpa harus memikirkan semua kata.

  • Latihan 60 detik sebelum aktivitas: sebelum meeting, sebelum telepon, sebelum presentasi—latih “ssss” dan 3 kalimat kunci selama 1 menit. Ini membantu otot masuk mode yang benar.

  • Turunkan tempo 10%: bukan bicara lambat, hanya sedikit menurunkan tempo agar lidah tidak lari ke kebiasaan lama.

Dengan pola ini, Anda tidak perlu “mengawasi” semua kata. Cukup mengatur kebiasaan kecil yang konsisten.

Tanda Anda Butuh Bantuan Terapis Wicara

Latihan mandiri membantu banyak orang, tapi ada kondisi yang lebih efektif jika didampingi.

Cara Mengatasi Cadel Orang Dewasa
Sumber gambar: Freepik

Pertimbangkan konsultasi jika:

  • Cadel lateral terasa sulit dibetulkan meski latihan rutin.

  • Ada keluhan nyeri rahang, gigitan tidak nyaman, atau kecurigaan masalah struktur gigi.

  • Anda sering “kembali cadel” saat gugup atau bicara cepat, dan butuh strategi generalisasi yang lebih terarah.

  • Pekerjaan Anda menuntut artikulasi jelas (presentasi, sales, mengajar, layanan publik).

Pendampingan membantu karena Anda mendapat feedback real-time: posisi lidah, kualitas desis, dan koreksi yang tepat sesuai pola Anda.

FAQ – Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Q: Cadel dewasa itu masih bisa sembuh total?

A: Banyak yang bisa membaik banget, bahkan sampai tidak terdengar cadel di percakapan. Kuncinya latihan yang benar dan konsisten. Kalau polanya sudah bertahun-tahun, prosesnya butuh waktu, tapi tetap realistis.

Q: Latihan berapa menit sehari biar kerasa?

A: Mulai dari 10–15 menit sehari sudah cukup, asal fokus dan rapi. Lebih baik singkat tapi rutin daripada lama tapi jarang.

Q: Kok di latihan bagus, tapi pas ngobrol balik cadel?

A: Karena otak Anda masih punya “mode otomatis” yang lama. Anda perlu jembatan ke percakapan: latihan kalimat realistis, kode pemicu (misalnya kata “saya”), dan pemanasan 60 detik sebelum ngobrol.

Q: Kalau cadel karena gigi, apa latihan percuma?

A: Tidak percuma. Latihan tetap membantu memperbaiki kebiasaan lidah dan kontrol udara. Tapi kalau ada masalah gigitan yang jelas, hasil paling maksimal biasanya kalau latihan wicara dibarengi evaluasi kondisi gigi.

Q: Apa bedanya cadel interdental dan lateral, dan mana yang lebih susah?

A: Interdental biasanya karena lidah maju di sela gigi dan sering lebih cepat membaik. Lateral biasanya karena udara bocor ke samping dan sering butuh feedback lebih detail, jadi banyak orang lebih terbantu dengan pendampingan.

Baca juga artikel: Cara Menghilangkan Cadel R Pada Anak, Latihan Simpel yang Sering Direkomendasikan Terapis

Informasi Pemesanan Layanan Terapi Wicara

Untuk Anda yang membutuhkan layanan terapi wicara dewasa (termasuk keluhan cadel) atau terapi wicara anak ke rumah di wilayah Jabodetabek, pemesanan dapat dilakukan melalui Wicaraku. Layanan tersedia setiap hari Senin hingga Minggu pukul 09:00–18:00. Anda bisa menghubungi melalui telepon di +62 855-9216-4058 atau WhatsApp di +62 895-4151-54575 untuk informasi lebih lanjut. Konsultasi juga dapat dilakukan melalui email di info@wicaraku.id. Kantor Wicaraku berlokasi di QP Office, Perkantoran Tanjung Mas Raya, Blok B1 No. 44, Jakarta Selatan, 12530.

Jika Anda ingin, Anda bisa mulai dengan menceritakan jenis cadel yang dirasakan (misalnya /s/ terdengar “th” atau “basah”), kapan paling terasa (telepon, presentasi, ngobrol santai), dan apakah ada riwayat gigi/rahang. Itu akan membantu penyusunan program latihan yang lebih tepat sasaran.

Terakhir diperbarui : Rabu, 25 Februari 2026

Referensi penulisan:

Jurnal Peneliti. net. “Analisis Fisiologi Terhadap Penderita Gangguan Berbicara Cadel pada Usia Dewasa“, https://www.jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/download/3505/3023, diakses 25 Februari 2026.

Scribd. “Cara Mengatasi Cadel pada Dewasa dan Anak“, https://www.scribd.com/document/383183524/5-Cara-Mengobati-Cadel-Pada-Orang-Dewasa-Dan-Anak-Transkul-2, diakses 25 Februari 2026.

Jurnal Unigal. “KAJIAN PSIKOLINGUISTIK TERHADAP PENDERITA GANGGUAN BERBICARA CADEL PADA USIA REMAJA“, https://jurnal.unigal.ac.id/diksatrasia/article/download/13544/8242, diakses 25 Februari 2026.

Berlangganan Berita Terbaru Kami

Dapatkan pembaruan dan belajar dari yang terbaik

Segera Pesan Layanan Terapi Wicara untuk Hasil Terbaik!

Dapatkan layanan terapi wicara profesional untuk anak maupun dewasa. Bantu tingkatkan kemampuan komunikasi sejak dini.

Segera Pesan Layanan Terapi Wicara untuk Hasil Terbaik!

Dapatkan layanan terapi wicara profesional untuk anak maupun dewasa. Bantu tingkatkan kemampuan komunikasi sejak dini.

Layanan Kami

Konsultasi Gratis

Konsultasi via WhatsApp gratis untuk selamanya.

Earl Package

  • 6x Kunjungan
  • 45 – 60 Menit/Kunjungan
  • Menggunakan talk tools
  • Pesan Hari ini, bisa langsung datang

King Package

  • 8x Kunjungan
  • 45 – 60 Menit/Kunjungan
  • Menggunakan talk tools
  • Pesan Hari ini, bisa langsung datang

Emperor Package

  • 12x Kunjungan
  • 45 – 60 Menit/Kunjungan
  • Menggunakan talk tools
  • Pesan Hari ini, bisa langsung datang

Crown Package

  • 15x Kunjungan
  • 45 – 60 Menit/Kunjungan
  • Menggunakan talk tools
  • Pesan Hari ini, bisa langsung datang

Royal Package

  • 30x Kunjungan
  • 45 – 60 Menit/Kunjungan
  • Menggunakan talk tools
  • Pesan Hari ini, bisa langsung datang