Penyebab Cerebral Palsy Waspadai Selama Kehamilan

Wicaraku Writer

May 22, 2024

Wicaraku

Wicaraku Writer

May 22, 2024

Wicaraku

Bagikan Artikel

 

Kondisi penyebab cerebral palsy merupakan sesuatu yang tidak diinginkan oleh ibu hamil. Apabila sudah terjadi pada anak tidak akan bisa diobati, namun masih dapat dicegah sejak bayi di dalam kandungan.

Sehingga, perlu diwaspadai kondisi-kondisi yang ditimbulkannya. Beberapa kondisi ini menyebabkan terjadinya cerebral palsy selama masa kehamilan. Tetap ikuti anjuran dokter untuk bisa mencegah kelainan terjadi.

Kenali Mengenai Gangguan Kesehatan Cerebral Palsy Ini

Cerebral palsy disebabkan oleh adanya kerusakan pada bagian otak yang mengontrol pergerakan tubuh manusia. Dengan kata lain, dikenal sebagai kelumpuhan otak, keadaan yang dapat mempengaruhi otot dan saraf.

Kondisi penyebab cerebral palsy tidak memburuk dari waktu ke waktu, tetapi justru berlangsung seumur hidup. Ada pengidap yang mengalami gejala ringan, lalu dapat hidup normal, sementara lainnya lebih parah.

Para pengidapnya adalah anak-anak, terutama bayi serta balita. Gejalanya dapat dilihat saat anak sudah bertambah usia. Ketika anak bertambah dewasa, kerap kali cerebral palsy atau CP ini mengalami penuaan dini.

Biasanya, ditandai dengan tanda penuaan sebelum pengidapnya berusia 20-40 tahun. Hal tersebut dikarenakan ketegangan dan tekanan dari dalam tubuh untuk bisa menjalankan aktivitas sehari-hari seperti orang normal pada umumnya.

Baca juga tentang : Apa Itu Cerebral Palsy? Ciri-ciri dan Cara Mengobatinya

Jenis-jenis Cerebral palsy yang Terjadi Pada Tubuh

Kerusakan akibat CP bisa terjadi sebelum, selama, maupun ketika ibu hamil sudah melahirkan buah hatinya. Kelainan otak ini dibagi menjadi empat jenis yang perlu Anda pahami.

  1. Spastic cerebral palsy

Hampir sekitar 75% termasuk jenis spastic, pada anak-anak biasanya otot tubuhnya menyempit. Bahkan, sulit digerakkan, terutama di bagian kaki, punggung, serta lengan. Hal itu menyebabkan penderita kesulitan melakukan beberapa aktivitas.

Gerakan motorik yang sulit dilakukan seperti mengendalikan otot, menghambat gerakan, sulit bergerak berpindah posisi, gerakan tidak normal, otot kaku dan kejang. Jenis spastic terbagi menjadi tiga turunan menyesuaikan kondisi penderita.

• Diplegia spastic

Kondisi penyebab cerebral palsy akan mempengaruhi bagian bawah tubuh dari penderita. Biasanya, anak masih bisa berjalan, hanya saja membutuhkan alat bantu untuk dapat berjalan seperti orang normal.

• Quadriplegia spastic

Mobilitas anak sangat dipengaruhi pada jenis satu ini, karena semakin membatasi gerakan tubuhnya. Bagian tubuh atas dan bawah sulit untuk digerakkan oleh pengidap, sehingga diperlukan banyak tenaga.

• Hemiplegia spastic

Jenis hemiplegia spastic hanya menyerang tubuh bagian tertentu saja, kerana mengenai satu sisi tubuh. Biasanya, menyerang bagian lengan dibandingkan area kaki, kebanyakan pengidapnya bisa berjalan.

  1. Ataxic cerebral palsy

Ataxic cerebral palsy ialah kondisi dimana dapat mempengaruhi seluruh tubuh manusia. Anak akan bermasalah terhadap letak koordinasi tubuh dan tumpuan keseimbangannya. Pergerakannya cenderung lambat, tidak terkendali, serta bentuk otot buruk.

  1. Dyskinetic cerebral palsy

Dyskinetic termasuk jenis CP yang paling umum setelah spastic. Beberapa gejalanya seperti kesulitan menelan, postur tubuh buruk, susah berbicara, gerakan menggeliat (asthetosis), berulang dan memutar (dystonia), serta sulit dikendalikan (chorea).

  1. Cerebral palsy campuran

Gejala yang muncul merupakan gabungan dari dua ataupun tiga jenis CP yang telah dijelaskan sebelumnya. Namun, paling sering terjadi yakni campuran antara diskinetik dengan spastic.

Kondisinya melibatkan kinerja otot dan otak anak cenderung menjadi melambat. Hal itu membuat anak yang menderitanya mengalami kesulitan mendengar, melihat, belajar, sampai mempunyai keterbelakangan mental.

Ketahui Apa Saja Kondisi Penyebab Cerebral palsy Selama Kehamilan?

Kelainan yang membuat adanya kerusakan otak pada si penderita menyebabkan gejala-gejala khusus. Hal ini merupakan beberapa tanda munculnya kondisi penyebab cerebral palsy selama kehamilan berlangsung.

  1. Disgenesis Selebral

Adanya gangguan pertumbuhan otak selama janin masih berkembang di dalam kandungan dapat menyebabkan malformasi otak. Mutasi gen mengontrol perkembangannya dan menjadi penghambat perkembangan otak, sehingga perkembangan otak tidak normal.

  1. Mengalami hipertensi selama hamil

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi penyebab cerebral palsy, sehingga meningkatnya risiko stroke pada janin. Hal tersebut berhubungan dengan munculnya risiko kerusakan pada otak janin saat di dalam kandungan.

  1. Periventricular Leukomalacia atau PVL

Kerusakan materi putih otak, dimana ini bertanggung jawab terhadap pengiriman sinyal pada otak dan ke seluruh tubuh. Kerusakannya menciptakan lubang kecil, perkembangan otak janin rentan antara 26 sampai 34 minggu.

  1. Kondisi tidak sehat dalam rahim

Kondisi penyebab cerebral palsy menyebabkan infeksi, trauma, dan demam selama kehamilan. Selain itu, terdapat kondisi lainnya yang bisa membuat keadaan di dalam rahim tidak sehat, bahkan membahayakan sistem saraf bayi.

  1. Pendarahan intracranial

Pendarahan yang terjadi di dalam otak dikarenakan tersumbatnya pembuluh darah atau pecah. Biasanya disebabkan oleh store pada janin, biasa terjadi saat masih berada di kandungan ibu.

Sebab ada penggumpalan darah pada plasenta yang menghambat aliran darah menuju otak. Jenis stroke lainnya juga bisa disebabkan adanya kelainan bentuk, lemahnya pembuluh darah di otak, atau kelainan pembekuan darah.

  1. Posisi janin sungsang

Kondisi penyebab cerebral palsy berikutnya karena bayi berada pada posisi sungsang. Posisi sungsang yaitu keadaan dimana bokong bayi lebih dulu di jalan lahir dibandingkan posisi kepala.

  1. Terjadinya kekurangan oksigen

Kurangnya pasokan oksigen menuju otak selama kehamilan berlangsung maupun ketika terjadi proses persalinan. Seperti persalinan pervaginam yang lama dan sulit akan meningkatkan risiko kekurangan pasokan oksigen hingga terjadi cedera otak.

Baca juga tentang : Mengenal Cerebral Palsy Pada Ibu Hamil dan Penyebabnya

Waspadai Hal Berikut Berhubungan dengan Cerebral palsy

Selain kondisi penyebab cerebral palsy, terdapat beberapa hal yang harus diwaspadai oleh para orang tua, khususnya pada ibu hamil. Mengapa demikian? Dikarenakan ini berhubungan dengan terjadinya CP pada anak bayi.

  1. Rumitnya proses persalinan

Bayi yang memiliki permasalahan pernapasan atau pembuluh darah sewaktu persalinan membuat terjadinya kerusakan otak. Sehingga, risikonya akan meningkat pada anak yang baru dilahirkan karena kesulitan persalinan.

  1. Mengalami penyakit kuning

Lebih dari 50% bayi baru lahir mengalami kekuningan di kulitnya atau bagian putih mata. Hal ini terjadi saat zat bilirubin menumpuk lebih cepat, sedangkan hati tidak mampu memecahnya.

Hingga pada akhirnya dikeluarkan dari dalam tubuh. Apabila keadaan penyakit kuningnya semakin parah, tidak diberi pengobatan, bahkan berkepanjangan. Maka, dapat membuat pengidapnya mengalami ketulian dan CP.

  1. Ukuran bayi terlalu kecil

Hal yang perlu diwaspadai saat bayi baru lahir disebabkan ukuran tubuhnya terlalu kecil. Ukuran bayi yang kecil di usia kehamilan juga dapat memicu risiko terjadinya bayi terkena kelainan CP.

  1. Mengalami kejang-kejang

Perhatikan anak Anda jika mengalami kejang-kejang, karena akan berdampak buruk pada bayi. Bayi yang mengalami kejang berisiko lebih tinggi untuk memperoleh diagnose CP di kemudian hari.

Kondisi penyebab cerebral palsy dapat diamati tanda-tandanya, orang tua juga perlu waspada. Sebelum gejalanya dimunculkan dibutuhkan waktu, penderitanya mengalami permasalahan kekakuan otot dan sering kejang.

Anda harus waspada bila tanda lainnya muncul seperti kesulitan makan atau menelan makanan. Selain itu, tidak mampu mengangkat kepalanya sendiri pada tahap perkembangan dan tidak mampu duduk maupun berguling.

Dibutuhkan tindakan khusus untuk mengurangi risiko terjadinya kelainan ini. Salah satunya dengan menggunakan layanan terapi wicara. Layanan tersebut akan membantu pencegahan cerebral palsy selama kehamilan.

Anda bisa menghubungi layanan terapi wicara dari Wicaraku di nomor +62 895-4151-54575. Kondisi penyebab cerebral palsy dapat dicegah, konsultasikan dengan dokter kandungan Anda sebelum memulai terapi.

Subscribe To Our Newslater

Get updates and learn from the best

Subscribe To Our Newslater

Get updates and learn from the best

Dampak Kesehatan Akibat Cegukan Terus, Ini Perlu Diketahui

Manfaat Terapi Wicara di Rumah untuk Kemajuan Pasien

Berapa Biaya Terapi Wicara Anak? Ini Panduan untuk Orang Tua

Do You Want To Boost Your Business?

Meningkatkan client yang membutuhkan layanan Fisioterapis di klinik Anda, anda bisa bekerja sama
dengan kami!

Layanan Kami

Konsultasi Gratis

Konsultasi via WhatsApp gratis untuk selamanya.

Earl Package

  • 6x Kunjungan
  • 45 – 60 Menit/Kunjungan
  • Menggunakan talk tools
  • Pesan Hari ini, bisa langsung datang

King Package

  • 8x Kunjungan
  • 45 – 60 Menit/Kunjungan
  • Menggunakan talk tools
  • Pesan Hari ini, bisa langsung datang

Emperor Package

  • 12x Kunjungan
  • 45 – 60 Menit/Kunjungan
  • Menggunakan talk tools
  • Pesan Hari ini, bisa langsung datang

Crown Package

  • 15x Kunjungan
  • 45 – 60 Menit/Kunjungan
  • Menggunakan talk tools
  • Pesan Hari ini, bisa langsung datang

Royal Package

  • 30x Kunjungan
  • 45 – 60 Menit/Kunjungan
  • Menggunakan talk tools
  • Pesan Hari ini, bisa langsung datang