Penyebab, Gejala dan Terapi Wicara Rett’s Disorder

Wicaraku Writer

February 20, 2024

Wicaraku

Wicaraku Writer

February 20, 2024

Wicaraku

Bagikan Artikel

Terapi wicara rett’s disorder akan membantu untuk meningkatkan kemampuan bicara pasien. Mungkin sebagian dari Anda jarang sekali mendengar tentang rett’s disorder. Tidak banyak yang tahu tentang kondisi yang satu ini, tetapi mungkin saja di sekitar Anda ada beberapa orang yang mengalami rett’s disorder.

Kondisi yang satu ini merupakan kelainan genetik yang membutuhkan berbagai macam terapi dan proses penyembuhan untuk bisa membuat anak lebih mudah berkembang dan berkomunikasi dengan lingkungan. Sebelum mengetahui terapi apa yang cocok, ada baiknya untuk memahami lebih dalam tentang rett’s disorder.

Mengenal Tentang Apa Itu Rett’s Disorder?

Sindrom rett, juga dikenal sebagai rett syndrome, adalah serangkaian gejala yang timbul dari gangguan genetik pada otak, menyebabkan perkembangan neurologis yang progresif terganggu. Dokter Austria, Andreas Rett, pertama kali mendeskripsikan kondisi ini pada tahun 1960-an.

Kondisi ini lebih sering terjadi pada anak perempuan dan sangat jarang pada anak laki-laki karena berkaitan dengan mutasi pada kromosom X. Anak laki-laki yang terpengaruh biasanya tidak bertahan hidup lama setelah lahir. Gejala biasanya muncul dalam dua tahun pertama kehidupan, khususnya antara usia 7 hingga 18 bulan.

Sindrom rett menempati peringkat kedua sebagai penyebab disabilitas intelektual berat, setelah sindrom down, sebuah kondisi genetik yang melibatkan kelebihan kromosom 21. Selain dikenal sebagai sindrom rett klasik, kondisi ini juga disebut sebagai sindrom rett Varian, Ensefalopati Neonatus yang terkait dengan MECP2, dan Sindrom PPM-X.

Ada banyak proses penyembuhan terapi yang dibutuhkan, salah satunya adalah terapi wicara rett’s disorder. Akan mudah untuk berkomunikasi dengan adanya terapi tersebut.

Penyebab dan Gejala dari Rett’s Disorder

Perlu diketahui penyebab sindrom ini masih menjadi fokus penelitian dan terdapat variasi yang signifikan. Namun, mutasi pada gen MECP2 yang terletak pada kromosom X merupakan penyebab yang paling umum dari sindrom Rett.

Lebih dari 200 jenis mutasi yang berbeda pada gen ini dapat menghasilkan gejala sindrom ini. Sebagian besar kasus terjadi secara sporadis, artinya mutasi terjadi secara acak dan tidak diwariskan dari orang tua kepada anaknya.

Meskipun demikian, dalam beberapa kasus, mutasi tersebut dapat terjadi pada sel reproduksi salah satu dari kedua orang tua. Biasanya, mutasi ini berasal dari sisi ayah.

Ada juga kasus yang sangat jarang di mana sindrom rett dapat diwariskan dari ibu yang membawa mutasi pada kromosom X-nya, meskipun ibu tersebut tidak menunjukkan gejala sindrom ini.

Terapi wicara rett’s disorder dibutuhkan jika anak Anda mendapatkan kondisi tersebut. Sebelum membawa ke tempat terapi, ketahui tanda-tandanya. Biasanya tanda-tanda sindrom rett sering kali disalah artikan sebagai gejala autisme, cerebral palsy, atau keterlambatan perkembangan umum.

Namun, pemeriksaan genetika akan mengungkap kelainan khas yang terjadi. Usia dimana gejalanya pertama kali muncul dapat bervariasi.

Pada enam bulan pertama setelah kelahiran, bayi seringkali tampak normal. Namun, gejala sindrom rett biasanya mulai muncul setelah usia satu tahun, baik secara langsung dengan tingkat keparahan yang bervariasi, atau secara bertahap memburuk tanpa membaik.

Hal ini membuat penderita sulit untuk hidup mandiri. Gejala sindrom rett dibagi menjadi empat tahap yang dapat saling tumpang tindih antara satu dengan lainnya.

  1. Masuk Tahap Awal

Umumnya, perkembangan anak akan mengalami stagnasi atau perlambatan pada rentang usia 6–18 bulan. Pada tahap ini, beberapa gejala yang sering muncul antara lain:

• Lemahnya tonus otot (hipotonia)

• Kesulitan dalam makan

• Gerakan berulang pada tangan atau kaki

• Keterlambatan dalam perkembangan bicara

• Gangguan mobilitas, seperti kesulitan dalam duduk, merangkak, dan berjalan

• Kehilangan minat terhadap mainan.

Dari tahap awal, orang tua juga sudah bisa mencoba untuk mengamati dan memberikan stimulus meningkatkan perkembangan anak lebih dulu.

  1. Tahap Kedua

Tahap ini sering disebut sebagai periode kerusakan cepat, karena anak mulai kehilangan beberapa kemampuannya. Umumnya terjadi antara usia 1 hingga 4 tahun.

Pada tahap ini, anak secara perlahan mulai kehilangan kemampuan bicara, ingatan, penggunaan tangan, koordinasi, dan fungsi otak lainnya. Gejala yang muncul sangat beragam, beberapa diantaranya seperti berikut:

• Kemampuan menggunakan tangan secara tepat mulai hilang. Anak cenderung melakukan gerakan berulang seperti meremas-remas, bertepuk tangan, atau menggosok-gosokkan tangan.

• Mudah marah, menangis, atau tertawa keras tanpa alasan yang jelas dan untuk jangka waktu yang lama.

• Kurang minat dalam interaksi sosial, seperti tidak mengindahkan orang di sekitarnya dan enggan menjalin kontak mata.

• Postur tubuh tidak tegak dan pola berjalan tidak normal.

• Gangguan tidur.

• Pertumbuhan kepala yang terhambat, sering kali dengan ukuran kepala yang kecil (mikrosefali).

• Kesulitan makan, mengunyah, atau menelan makanan.

• Sering mengalami sakit perut.

• Gangguan pernapasan, seperti pernapasan yang cepat atau hiperventilasi, kesulitan bernapas dengan tenang, dan sulit mengontrol air liur, serta kejang.

Pada tahapan ini tentu saja sudah disarankan untuk menggunakan terapi wicara rett’s disorder.

  1. Tahap Tiga

Umumnya, dari usia 2 hingga 10 tahun, atau bahkan sepanjang masa hidupnya, anak dengan sindrom rett mengalami tahapan ini. Pada tahap ini, gejalanya mencakup:

• Kejang

• Gangguan pernapasan yang semakin memburuk

• Ketidaknormalan pada irama jantung

• Kesulitan mencapai berat badan yang normal.

  1. Tahap Empat

Pada tahap ini, gejala utamanya meliputi:

• Skoliosis, yaitu kelainan pada tulang belakang yang melengkung ke sisi kiri atau kanan.

• Kelemahan otot atau kekakuan (spastis).

• Kehilangan kemampuan untuk berjalan.

Jadi, semua gejala tersebut harus dipahami dengan baik dan benar dan jangan lupa gunakan terapi wicara rett’s disorder.

Menggunakan Terapi Wicara Rett’s Disorder

Jika anak-anak termasuk salah satu yang memiliki kondisi rett’s disorder tentu saja disarankan untuk menggunakan terapi wicara rett’s disorder. Terapi wicara dan bahasa sangat bermanfaat bagi anak dengan sindrom rett. Kebanyakan anak dengan sindrom rett tidak akan dapat berbicara.

Namun masih banyak yang dapat dilakukan oleh terapis bicara dan Bahasa untuk mendukung keterampilan komunikasi dengan sindrom rett.

Ketika anak dengan sindrom rett tidak memiliki komunikasi verbal (lisan), ada berbagai metode komunikasi non-verbal yang dapat diberikan, serta alat bantu komunikasi yang mungkin bermanfaat untuk membantu mendukung komunikasi tersebut. Maka dari itu pilih Terapi wicara rett’s disorder yang tepat.

Terapi wicara dan bahasa akan fokus pada peningkatan, dukungan dan pengembangan keterampilan komunikasi individu dengan sindrom rett.

Terapi wicara rett’s disorder akan merencanakan intervensi di seluruh tahapan sindrom rett untuk memenuhi kebutuhan dan kemampuan spesifik individu. Terapi akan mencerminkan usia kronologis dan minat individu dan akan disesuaikan seiring pertumbuhannya, misalnya. kosa kata dan aktivitas yang sesuai.

Anda bisa mencoba menggunakan Wicaraku yang sudah profesional dan berkualifikasi. Sebelum melakukan tahapan terapi, tentu saja pen terapis akan melakukan diagnosis terlebih dahulu sehingga bisa memberikan terapi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan anak.

Informasi lebih banyak silakan hubungi +62 895-4151-54575. Sebagai orang tua tentu Anda ingin mendapatkan perkembangan anak yang sesuai dengan kebutuhan. Pastikan sudah menggunakan terapi wicara rett’s disorder yang tepat.

Subscribe To Our Newslater

Get updates and learn from the best

Subscribe To Our Newslater

Get updates and learn from the best

Dampak Kesehatan Akibat Cegukan Terus, Ini Perlu Diketahui

Manfaat Terapi Wicara di Rumah untuk Kemajuan Pasien

Berapa Biaya Terapi Wicara Anak? Ini Panduan untuk Orang Tua

Do You Want To Boost Your Business?

Meningkatkan client yang membutuhkan layanan Fisioterapis di klinik Anda, anda bisa bekerja sama
dengan kami!

Layanan Kami

Konsultasi Gratis

Konsultasi via WhatsApp gratis untuk selamanya.

Earl Package

  • 6x Kunjungan
  • 45 – 60 Menit/Kunjungan
  • Menggunakan talk tools
  • Pesan Hari ini, bisa langsung datang

King Package

  • 8x Kunjungan
  • 45 – 60 Menit/Kunjungan
  • Menggunakan talk tools
  • Pesan Hari ini, bisa langsung datang

Emperor Package

  • 12x Kunjungan
  • 45 – 60 Menit/Kunjungan
  • Menggunakan talk tools
  • Pesan Hari ini, bisa langsung datang

Crown Package

  • 15x Kunjungan
  • 45 – 60 Menit/Kunjungan
  • Menggunakan talk tools
  • Pesan Hari ini, bisa langsung datang

Royal Package

  • 30x Kunjungan
  • 45 – 60 Menit/Kunjungan
  • Menggunakan talk tools
  • Pesan Hari ini, bisa langsung datang