Ciri Cerebral Palsy Pada Anak dan Cara Mengatasinya

Wicaraku Writer

May 25, 2024

Wicaraku

Wicaraku Writer

May 25, 2024

Wicaraku

Bagikan Artikel

 

Cerebral palsy pada anak atau biasa dikenal dengan lumpuh otak merupakan sekelompok gangguan yang berpengaruh terhadap gerakan dan koordinasi otot. Hal tersebut mempengaruhi pendengaran, penglihatan, serta sensasi.

Kondisi ini terjadi akibat adanya kerusakan pada bagian otak yang belum matang saat berkembang, atau paling sering terjadi ketika masa kehamilan. Namun, hal ini bisa juga terjadi saat proses persalinan, atau tahun pertama pasca kelahirannya.

Ciri lainnya seringkali tidak disadari oleh orang tua yang biasanya sudah bisa terlihat sejak buah hati berumur beberapa bulan. Seorang anak dengan gangguan cerebral palsy yang parah kemungkinan tidak dapat berjalan dan akan membutuhkan perawatan seumur hidupnya.

Ciri Cerebral Palsy pada Anak yang Perlu Diketahui

Mengenai ciri-cirinya pada beberapa anak akan mengalami gejala yang bervariasi. Cerebral palsy pada anak biasa memiliki gejala ringan, namun bisa juga parah yang nantinya akan membutuhkan penanganan khusus. Berikut cirinya untuk bisa Anda ketahui:

  1. Ciri pada anak berusia di bawah 6 bulan

Banyak jenis dan tingkat kecacatan berbeda. Gejala tersebut sering dikeluhkan orang tua seperti halnya mengalami keterlambatan dalam menggerakkan tubuhnya. Berikut tanda anak memiliki gangguan cerebral palsy pada usia di bawah 6 bulan:

• Adanya kesulitan saat mengangkat kepalanya. Ketika mengangkat dalam posisi berbaring telentang atau saat akan Anda gendong,

• Salah satu pada bagian tubuhnya terasa lemas atau bahkan kaku.

• Saat Anda gendong dalam pelukan, anak tampak meregangkan punggung serta lehernya. Kemudian bertindak seolah-olah mendorong untuk menjauhi Anda.

• Saat Anda mengangkatnya, pada bagian kakinya menjadi kaku atau menyilangkannya.

Baca juga tentang : Kondisi Penyebab Cerebral Palsy Waspadai Selama Kehamilan

  1. Ciri pada anak berusia lebih dari 6 bulan

Tanda lainnya yang terdapat pada kelainan ini adanya keterlambatan gerakan motorik seperti berguling, duduk, berdiri, maupun berjalan. Hal ini perlu orang tua perhatikan, demi mendapat penanganan secara tepat. Berikut cirinya untuk anak berusia lebih dari 6 bulan:

• Tidak mampu berguling ke kedua arah

• Tidak mampu menyatukan tangannya

• Adanya kesulitan membawa tangannya hingga ke mulutnya

• Saat menggulurkan tangan hanya dengan satu tangan saja sambil tetap mengepalkan tangan satunya

  1. Ciri pada anak berusia lebih dari 10 bulan

Semakin cepat diketahui, maka akan cepat mendapatkan penanganan khusus sesuai kebutuhan anak tersebut. Untuk itu penting sekali orang tua memperhatikan setiap tumbuh kembangnya sesuai dengan usianya. Berikut ciri cerebral palsy pada anak berusia lebih dari 10 bulan:

• Ketika merangkak dengan miring hanya mampu menggunakan satu tangan dan kakinya saja. Kemudian tangan dan kaki lainnya menyeret berlawanan seperti tidak bisa untuk digerakkan,

• Ketika berguling-guling atau mengesot menggunakan paha atau pantatnya, lalu melompat dengan berlutut, namun tidak merangkak menggunakan empat kakinya.

Namun, diketahui gangguan ini tidak menular maupun memburuk dari waktu ke waktu. Meskipun ada gejala dapat berubah sepanjang hidup anak tersebut. Adanya kerusakan otak pada cerebral palsy bersifat permanen, tetapi tidak bertambah berat.

Baca juga tentang : Mengenal Cerebral Palsy Pada Ibu Hamil dan Penyebabnya

Beberapa Langkah Penanganan Cerebral Palsy pada Anak

Gangguan ini menyebabkan anak akan membutuhkan perawatan seumur hidup dengan tim perawatan medis. Ditangani oleh dokter anak, spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi (ahli fisioterapi), serta ahli saraf pediatrik untuk perawatan medis mencakup berbagai terapis spesialis.

Tidak ada obat untuk gangguan ini, namun ada beberapa pilihan perawatan atau pengobatan yang bisa dilakukan untuk membantu meningkatkan fungsi harian pengidapnya. Berikut beberapa penanganan untuk cerebral palsy pada anak:

  1. Terapi

Adapun berbagai terapi yang bisa memainkan peran penting dalam penanganan cerebral palsy. Berikut beberapa terapi untuk bisa dijalani pengidapnya:

• Terapi fisik adalah pelatihan otot bermanfaat membantu kekuatan, kelenturan, keseimbangan, perkembangan motorik, dan mobilitas anak. Ketika usia 1 sampai 2 tahun pertama pasca kelahiran, dilakukan terapis fisik dan okupasi untuk bekerja pada masalah seperti kontrol badan, kepala, menggenggam, serta berguling.

• Terapi wicara dan bahasa ini bisa Anda lakukan bersama Wicaraku yang sudah ahlinya untuk perkembangan berbicara pengidap cerebral palsy pada anak. Hal ini untuk membantu meningkatkan kemampuan anak untuk berbicara dengan jelas saat berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat.

Selain itu, juga bisa menggunakan perangkat komunikasi lainnya, seperti komputer dan penyintesis suara saat komunikasi sulit dilakukan. Kemudian juga bisa mengatasi anak yang kesulitan makan serta menelan.

• Terapi rekreasi memiliki manfaat untuk membantu meningkatkan keterampilan motorik, bicara, serta kesejahteraan emosional anak. Selain itu, mendapat manfaat dari olahraga rekreasi atau kompetitif reguler maupun adaptif, seperti halnya menunggang kuda terapeutik atau ski.

  1. Obat-Obatan

Langkah pertama menggunakan obat-obatan untuk mengurangi ketegangan otot agar tetap bisa digunakan. Selain itu, untuk meningkatkan kemampuan fungsional, mengobati rasa sakit, hingga mengelola komplikasi yang berkaitan dengan adanya kelenturan maupun gejala lainnya.

• Injeksi otot atau saraf berguna mengobati pengencangan pada otot tertentu, kemudian dokter akan memberikan suntikan onabotulinumtoxinA (Botox) maupun jenis lainnya. Suntikan ini perlu Anda ulangi setiap tiga bulannya.

• Relaksan otot mulut obat yang dibutuhkan seperti tizanidine, baclofen, diazepam, atau dantrolene. Beberapa obat tersebut sering direkomendasikan untuk mengendurkan otot.

• Obat mengurangi air liu pilihan salah satunya adalah berupa suntikan Botox ke dalam kelenjar ludah penderita.

  1. Prosedur Operasi

Langkah selanjutnya dalam proses penanganan cerebral palsy pada anak adalah pembedahan untuk mengurangi ketegangan otot serta memperbaiki kelainan tulang yang disebabkan oleh spastisitas. Berikut beberapa perawatan tersebut:

• Bedah ortopedi anak dengan kontraktur atau kelainan bentuk yang parah perlu membutuhkan pembedahan pada tulang maupun persendian, memiliki fungsinya menempatkan lengan, pinggul, tulang belakang, dan kaki pada posisi yang sesuai.

• Memotong serabut saraf selanjutnya ahli bedah nantinya akan memotong saraf yang melayani otot kejang tertentu. Adapun prosedur tersebut yang bisa dokter lakukan adalah rhizotomy punggung selektif. Bermanfaat melemaskan otot kaki serta mengurangi rasa sakit, namun bisa juga menyebabkan mati rasa.

  1. Perawatan Lainnya

Selain menggunakan obat-obatan dan perawatan lainnya, mungkin dokter akan merekomendasikan untuk mengatasi beberapa gejala lainnya. Biasanya obat yang direkomendasikan bermanfaat mengatasi nyeri, kejang, kondisi kesehatan mental, osteoporosis, kesehatan mulut, makan dan nutrisi, penglihatan, dan kondisi lainnya.

Baca juga tentang : Apa Itu Cerebral Palsy? Ciri-ciri dan Cara Mengobatinya

Cara Mencegah Cerebral Palsy Pada Anak

Penderita cerebral palsy ini umumnya mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitasnya karena motorik atau kram tubuhnya. Jika Anda sedang hamil atau berencana untuk melakukan program hamil, maka dapat mengambil langkah berikut demi menjaga kesehatan, seperti berikut:

  1. Pastikan mendapat vaksinasi mencegah penyakit seperti rubella yang perlu dilakukan sebelum hamil untuk mencegah adanya infeksi yang menyebabkan kerusakan otak janin.
  2. Mengubah pola hidup menjadi lebih sehat saat Anda menuju kehamilan. Hal ini demi menghindari kemungkinan terkena infeksi yang menyebabkan cerebral palsy pada anak.
  3. Menghindari alkohol, rokok, serta obat terlarang yang membahayakan janin.
  4. Lakukan perawatan prenatal dini dengan mengunjungi dokter secara teratur. Hal ini membantu mencegah kelahiran prematur, berat badan lahir rendah dan infeksi.

Lakukan penanganan yang tepat dengan berkonsultasi dengan Wicaraku di nomor berikut +62 895-4151-54575 untuk melakukan terapi wicara. Terapi wicara bagi penderita cerebral palsy pada anak ini sebagai bentuk usaha untuk buah hati Anda tetap bisa beraktivitas dengan baik.

Subscribe To Our Newslater

Get updates and learn from the best

Subscribe To Our Newslater

Get updates and learn from the best

Dampak Kesehatan Akibat Cegukan Terus, Ini Perlu Diketahui

Manfaat Terapi Wicara di Rumah untuk Kemajuan Pasien

Berapa Biaya Terapi Wicara Anak? Ini Panduan untuk Orang Tua

Do You Want To Boost Your Business?

Meningkatkan client yang membutuhkan layanan Fisioterapis di klinik Anda, anda bisa bekerja sama
dengan kami!

Ciri Cerebral Palsy Pada Anak dan Cara Mengatasinya

Layanan Kami

Konsultasi Gratis

Konsultasi via WhatsApp gratis untuk selamanya.

Earl Package

  • 6x Kunjungan
  • 45 – 60 Menit/Kunjungan
  • Menggunakan talk tools
  • Pesan Hari ini, bisa langsung datang

King Package

  • 8x Kunjungan
  • 45 – 60 Menit/Kunjungan
  • Menggunakan talk tools
  • Pesan Hari ini, bisa langsung datang

Emperor Package

  • 12x Kunjungan
  • 45 – 60 Menit/Kunjungan
  • Menggunakan talk tools
  • Pesan Hari ini, bisa langsung datang

Crown Package

  • 15x Kunjungan
  • 45 – 60 Menit/Kunjungan
  • Menggunakan talk tools
  • Pesan Hari ini, bisa langsung datang

Royal Package

  • 30x Kunjungan
  • 45 – 60 Menit/Kunjungan
  • Menggunakan talk tools
  • Pesan Hari ini, bisa langsung datang